Hubungan Keteraturan Konsumsi Tablet Fe dan Sosial Ekonomi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Mendahara
Kata Kunci:
anemia, tablet fe, sosial ekonomiAbstrak
Latar Belakang: Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan ibu yang berpengaruh terhadap morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal. Data Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Timur tahun 2024 menunjukkan bahwa prevalensi anemia tertinggi pada trimester III terdapat di Puskesmas Mendahara (14,99%).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keteraturan konsumsi tablet Fe dan sosial ekonomi dengan kejadian anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Mendahara.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 33 orang ibu hamil trimester III menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Mayoritas ibu hamil tidak mengalami anemia (51,5%), mayoritas tidak teratur mengonsumsi tablet Fe (60,6%), dan sebagian besar memiliki sosial ekonomi rendah (60,6%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara keteraturan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (p = 0,032), namun tidak terdapat hubungan sosial ekonomi dengan kejadian anemia (p = 0,157).
Kesimpulan: Keteraturan konsumsi tablet Fe berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil, sedangkan faktor sosial ekonomi tidak memiliki hubungan yang signifikan