Hubungan Beban Kerja Fisik dan Mental dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Maxim Motor di Kota Jambi Tahun 2025

Penulis

Kata Kunci:

beban kerja fisik, beban kerja mental, kelelahan kerja

Abstrak

Pengemudi transportasi online seperti Maxim sering menghadapi beban kerja fisik dan mental akibat jam kerja panjang, tekanan waktu, serta kondisi jalan yang tidak menentu. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kelelahan kerja yang berdampak pada keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja fisik dan mental dengan tingkat kelelahan kerja pada pengemudi Maxim Motor di Kota Jambi tahun 2025.

Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 82 pengemudi yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian terdiri atas pengukuran denyut nadi untuk beban kerja fisik, NASA-TLX untuk beban kerja mental, serta kuesioner SSRT untuk kelelahan kerja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden mengalami kelelahan kerja berat (70,7%). Terdapat hubungan signifikan antara beban kerja fisik dengan kelelahan kerja (p = 0,000) dan antara beban kerja mental dengan kelelahan kerja (p = 0,047). Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja fisik dan mental berpengaruh terhadap kelelahan pengemudi Maxim Motor di Kota Jambi.

 

Referensi

Diterbitkan

2026-09-07

Cara Mengutip

Hubungan Beban Kerja Fisik dan Mental dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Maxim Motor di Kota Jambi Tahun 2025. (2026). Jurnal Kabar Kesehatan Masyarakat, 1(1), 24-28. https://ejournal.unaja.ac.id/index.php/JKKM/article/view/1660

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama