HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PENCEGAHAN PENULARAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN TENGAH KECAMATAN KRAMAT JATI JAKARTA TIMUR TAHUN 2022

  • Asti Inka Pratiwi Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Istara Nusantara Jakarta

Abstrak

Tahun 2021, DKI Jakarta tercatat sebanyak 3,092 kasus Demam Berdarah (DBD) di DKI Jakarta dan tercatat sebanyak 994 kasus DBD di kota Jakarta Timur. Pemerintah kota (pemkot) Jakarta Timur mengantisipasi penyebaran DBD di beberapa kecamatan yang ada di Jakarta timur salah satunya adalah kecamatan kramat jati. Kecamatan kramat jati merupakan kecamatan yang rawan penyakit DBD, bulan januari sampai bulan maret tahun 2022 tercatat sebanyak 47 kasus penderita DBD di Kecamatan Kramat Jati, dengan jumlah kasus terbanyak di Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat Jati Yaitu sebanyak 17 kasus.

Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekata crossectional yang Bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi tingkat pengetahuan dan sikap serta mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan pencegahan penularan demam berdarah dengue di kelurahan tengah kecamatan kramat jati Jakarta timur tahun 2022. Populasi pada penelitian ini diambil berdasarkan jumlah populasi perKK sebanyak 3.000 KK dengan jumlah sampel 60 responden. Untuk uji analisis menggunakan uji Chi Square.

Hasil Penelitian ini menunjukan sebanyak 47 responden (78,3 %) berpengetahuan baik, dan sebanyak 34 responden (56,7 %) memiliki sikap kurang baik. Hasil analisis bivariat didapat kan hasil tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan pencegahan penularan DBD.

pada kategori tingkat pengetahuan dengan pencegahan didapatkan hasil bahwa P value sebesar 0,151 > P (0,05) dan untuk kategori sikap dan pencegahan didapatkan hasil bahwa P value sebesar 0,434 > P (0,05).

Diterbitkan
2023-05-10