Determinants of Umbilical Cord Care Selection andIts Impact on Neonatal Health

Penulis

Kata Kunci:

Bayi baru lahir, Infeksi neonatal, Perawatan tali pusat, Praktik tradisional, Praktik modern

Abstrak

Tali pusat merupakan salah satu jalur potensial masuknya mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada bayi baru lahir. Praktik perawatan tali pusat yang tidak tepat dapat memperpanjang waktu pelepasan tali pusat dan meningkatkan risiko infeksi neonatal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pilihan praktik perawatan tali pusat tradisional dan modern dengan durasi pelepasan tali pusat serta indikasi kejadian infeksi neonatal di Klinik Purnama Medical Center Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pilihan praktik perawatan tali pusat dengan durasi pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir (p=0,000; χ²=32,381). Selain itu, terdapat hubungan antara pilihan praktik perawatan tali pusat dengan indikasi kejadian infeksi neonatal (p=0,001; χ²=40,000). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pilihan praktik perawatan tali pusat berhubungan dengan durasi pelepasan tali pusat dan indikasi kejadian infeksi neonatal. Disarankan kepada ibu dan keluarga untuk menerapkan perawatan tali pusat secara modern dengan menjaga sisa tali pusat tetap bersih dan kering serta menghindari pemberian bahan tradisional yang berpotensi meningkatkan risiko infeksi.

Referensi

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

Determinants of Umbilical Cord Care Selection andIts Impact on Neonatal Health. (2026). Jurnal Kabar Kesehatan Masyarakat, 3(2), 37-41. https://ejournal.unaja.ac.id/index.php/JKKM/article/view/1669

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama