Pemanfaatan Air Limbah Hasil Olahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT. United Tractors di Kota Jambi untuk Penyiraman Ruang Terbuka Hijau (RTH)
Keywords:
IPAL, Air Limbah, Reuse, Efisiensi Air, United TractorsAbstract
Latar belakang: Kota sebagai entitas aktivitas manusia yang tinggi berkembang dengan cepat sejalan dengan bertambahnya penduduk perkotaan. Pada sisi lain aktivitas itu mengakibatkan pula hasil samping berupa limbah yang berasal dari aktifitas manusia. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan manusia atau disebut limbah domestik saat ini menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan terutama di kota besar. Pada saat ini limbah domestik yang dihasilkan di PT. United Tractors Cabang Jambi belum terkelola dengan baik bahkan langsung dibuang ke drainase. Seiring dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT. United Tractors Cabang Jambi dirancang untuk mengolah air limbah domestik sebelum dimanfaatkan kembali sebagai air penyiraman tanaman di area Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pengelolaan ini mendukung prinsip efisiensi air dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Metode: Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis melalui analisis neraca air, efisiensi IPAL, dan uji karakteristik air limbah berdasarkan baku mutu PermenLHK No. 11 Tahun 2025. Data sekunder diambil dari hasil pengamatan lapangan dan laporan teknis perusahaan.
Hasil: Debit air limbah yang dihasilkan sebesar 3,328 m³/hari dengan efisiensi pengolahan mencapai >80% untuk parameter BOD, COD, dan TSS. Air hasil olahan memenuhi baku mutu dan dimanfaatkan untuk penyiraman tanaman seluas ±11.219 m². Pemanfaatan ini menekan kebutuhan air bersih hingga 30% serta mengurangi pembuangan ke saluran umum.
Simpulan: Pemanfaatan air limbah hasil olahan IPAL PT. United Tractors Cabang Jambi terbukti efektif dan memenuhi kriteria baku mutu, serta dapat dijadikan contoh penerapan prinsip reuse dalam pengelolaan air limbah industri.