Potensi Hutan Kota Muhammad Sabki dalam Mengurangi Emisi Gas Karbondioksida

  • Muhammad Fajar Prodi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Batanghari Jambi
  • Soni Pratomo Prodi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Adiwangsa Jambi
Keywords: emisi karbon, hutan kota, sisa emisi

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk perkotaan berakibat pada meningkatnya aktivitas penduduknya. Aktivitas penduduk perkotaan secara langsung atau tidak langsung akan berakibat pada meningkatnya jumlah emisi gas rumah kaca terutama karbon. Emisi gas rumah kaca dapat dikurangi dengan adanya ruang terbuka hijau. Salah satu fungsi ruang terbuka hijau adalah fungsi ekologis. Fungsi ekologis hutan kota antara lain konservasi air, ruang hidup serta penyerapan emisi karbon. Hutan Kota Muhammad Sabki merupakan hutan kota yang berada di Kota Jambi dengan luas sekitar 10,7 Ha. Tujuan penelitian adalah mengetahui kemampuan ruang terbuka hijau Hutan Kota Muhammad Sabki dalam mengurangi emisi karbon. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan ruang terbuka hijau terutama hutan kota. Penelitian mengobservasi dan mengukur jumlah sisa emisi karbon di Hutan Kota Muhammad Sabki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisa emisi karbon Hutan Kota Muhammad Sabki sebesar 0,15 ton/tahun. Sisa emisi ini memerlukan lahan seluas 10,06 Ha. Masih terdapat potensi sekitar 0,64 Ha dalam penyerapan emisi karbon. Hal ini menunjukkan Hutan Kota Muhammad Sabki masih memiliki kemampuan yang baik dalam meyerap karbon.


Published
2021-06-04