Efektivitas Ekstrak Daun Magkokan (Polyscias scutellaria) Terhadap Kadar Gula Darah pada Tikus Putih Jantan

  • Pazri Yuna Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Medan
  • Nadya Syahnera Humaira Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Medan
  • Muhammad Nazman Husein Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Medan
Keywords: Daun Mangkokan, etanol, pankreas, KGD

Abstract

DM Tipe 2 merupakan gangguan metabolisme disebabkan oleh resistensi insulin dan berkaitan dengan stress oksidatif. Di Indonesia, kekerapan diabetes berkisar antara 1,4%-1,6%, kecuali di beberapa tempat yaitu di Pekajangan 2,3% dan di Manado 6%. Berdasarkan laporan Riskesdas 2013, menunjukkan jumlah penyandang DM di Indonesia sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiabetik dari daun mangkokan pada tikus wistar jantan yang diinduksi dengan aloksan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dikelompokkan dalam 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol (Na-CMC), standard (Metformin) dan 3 kelompok ekstrak dengan dosis berbeda (125,250,500 mg/kgBB). Ekstrak daun mangkokan diperoleh melalui metode maserasi. Seluruh tikus yang digunakan diinduksi terlebih dahulu dengan menggunakan aloksan monohydrate 10% dengan dosis 175 mg/kgBB) secara intraperitoneal. Parameter penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kadar gula darah puasa sebelum insuksi, sesudah induksi, dan setelah perlakuan, berat badan sebelum perlakuan, dan gambaran histologi dari jaringan pankreas. Dari hasil penelitian ini dapati bahwa seluruh kelompok perlakuan dalam penelitian ini menunjukkan perubahan KGD yang signifikan (Nilai P= 0.001) setelah perlakuan. KGD kelompok yang diberikan ekstrak etanol pada dosis uji menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan kelompok kontrol dan standard. Sehingga dapat disimpulkan bahwa daun mangkokan berpotensi menurunkan KGD namun tidak sebagus kelompok standard.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-22