PERUBAHAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN KB SUNTIK 3 BULAN DI PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI

  • Elisa Murti Puspitaningrum Prodi DIII Kebidanan, Akademi Kebidanan Jakarta Mitra Sejahtera, Jambi
Keywords: KB, Perubahan Berat Badan

Abstract

Salah satu jenis kontrasepsi efektif yang menjadi pilihan akseptor adalah KB suntik 3 bulan, tetapi mempunyai beberapa dampak bagi wanita, salah satunya perubahan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan berat badan pada akseptor KB sebelum dan sesudah menggunakan KB suntik 3 bulan di Puskesmas Tanjung Pinang Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang berkunjung ke Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 responden Teknik pengambilan sampel adalah dengan quota sampling. Data yang diperoleh kemudian di analisis secara univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden yang mengalami penurunan berat badan sebanyak 12 responden (25 %), tetap sebayak 15 responden (31,25%) dan yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 21 responden (43.75%). Terjadinya kenaikan berat badan kemungkinan disebabkan karena hormon progesteron mempermudah perubahan karbohidrat dan gula menjadi lemak, sehingga lemak di bawah kulit bertambah. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk aktif memberikan konseling tentang efek samping penggunaan KB suntik 3 bulan dan menganjurkan untuk mengatur pola makan dan gaya hidup bagi akseptor KB yang mengalami peningkatan berat badan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-21