Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Posyandu Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Pijoan Baru Tahun 2019

  • Parman Parman STIKES Harapan Ibu, Jambi
  • Novi Berliana Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKES Harapan Ibu, Jambi, Indonesia
  • Ardo Nurta Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKES Harapan Ibu, Jambi, Indonesia

Abstract

Latar Belakang :. Kegiatan posyandu usila yang berjalan dengan baik akan memberi kemudahan bagi usila dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, sehingga kualitas hidup masyarakat di usila tetap terjaga dengan baik dan optimal. Cakupan kunjungan posyandu usila di Puskesmas Pijoan baru adalah 11,81%.

Metode : Desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah usila yang berkunjung ke posyandu usila sebanyak 96 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Intrumen penelitian adalah kuesioner dengan wawancara. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square

Hasil : Hasil univariat menunjukkan 61,5% responden memiliki perilaku baik dalam pemanfaatan posyandu, 53,1% memiliki pengetahuan baik, 66,7% memiliki sikap baik, 53,1% memiliki dukungan keluarga kurang baik dan 57,3% menilai peran kader posyandu baik. Hasil bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,010), sikap (p=0,022), dukungan keluarga (p=0,004) dan tidak ada hubungan peran kader (p=0,117) dengan pemanfaatan posyandu usila di wilayah kerja Puskesmas Pijoan Baru tahun 2019

Kesimpulan : Variabel yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu usila di wilayah kerja puskesmas Pijoan Baru adalah pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga. Sebaiknya Puskesmas menugaskan kepada kader untuk melakukan kunjungan rumah usila dan menginformasikan kepada usila tentang kegiatan posyandu pada H-1 sebelum pelaksanaan kegiatan posyandu

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-09