HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN KEJADIAN JATUH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASANG PUDAK

  • Margareta Pratiwi Universitas Adiwangsa Jambi

Abstract

Jatuh adalah kejadian  mengakibatkan  seseorang  mendadak terbaring/terduduk di lantai/tempat yang lebih rendah dengan atau tanpa kehilangan kesadaran atau luka. Akibat jatuh akan  merusak jaringan lunak yang terasa sangat sakit berupa robek, patah tulang atau fraktur, kehilangan kepercayaan diri dan pembatasan gerak, akibat lanjut bisa terjadi kematian. Setiap tahunnya sekitar 30% lansia dikomunitas mengalami jatuh, insiden jatuh setiap tahunnya di antara lansia yang tinggal dikomunitas meningkat dari 25% pada usia 70 tahun menjadi 35% setelah berusia 75 tahun.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dengan pencegahan kejadian jatuh  pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kasang Pudak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan  variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian dianalisisi secara univariat dan bivariat menggunakan uji  statistik chi-square.

Dari hasil penelitian diketahui dari 97 responden terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-value 0,019), sikap (p-value 0,031) keluarga terhadap pencegahan kejadian jatuh

Berdasarkan hal diatas maka diharapkan petugas Puskesmas Kasang Pudak memberikan penyuluhan kepada lansia dan keluarga yang merawat lansia dirumah tentang penyebab terjadinya jatuh dan dampak jatuh serta cara mengatasinya.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-09