PENGARUH SIKAP IBU YANG MEMILIKI BALITA DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN TERHADAP UPAYA PENANGANAN KEJANG DEMAM PADA ANAK DI PUSKESMAS PAYO SELINCAH KOTA JAMBI TAHUN 2019

  • Nia Nurzia Universitas Adiwangsa Jambi
Keywords: Peran petugas kesehatan, penanganan kejang demam

Abstract

Di indonesia 5 (6,5%) di antara 83 pasien dengan kejang demam menjadi epilepsi. Kejang demam menjadi pengobatan yang tepat. Sekitar 16% dari anak-anak mengalami kekambuhan (rekurensi) dalam 24 jam pertama meskipun kadang-kadang tidak bisa dipastikan. Jika anak mengalami demam yang palng penting adalah menurunkan suhu tubuh. Bedasarkan hasil di Indonesia ada 15 kasus demam dan kejang-kejang. 80%(11 kasus) disebabkan ole infeksi saluran pernapasan

Penelitian ini adalah penelitian desain dengan analitik cross sectional, untuk mengetahui bagaimana sikap ibu yang memiliki bayi dan peran petugas kesehatan terhadap upaya dari penangana kejang demam. Studi populasi sebanyak 679 orang. Pengumpulan data melalui pengisian kuisioner. Penelitian dilakukan di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi dalam analisis data November 2019. Dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara sikap ibu yang memiliki bayi dari penanganan kejang demam di Puskesmas Payo Selincah dengan P-nilai berarti 0,001 < 0,005 sehingga H0 ditolak dan Hi diterima dan ada pengaruh antara peran petugas kesehatan terhadap upaya penanganan kejang demam di Puskesmas Payo Selincah denang P-value berarti 0,001 < 0,005 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.

Petugas kesehatan diharapkan memberikan bimbingan dan informasi tentang upaya penanganan kejang demam pada anak sehingga ibu yang dapat memahami dengan baik tentang penanganan kejang demam pada anak dilakukan diskusi dengan ibu hamil serta kader diundang untuk berperan aktif dalam memberikan informasi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-09