HUBUNGAN USIA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI RSIA ANNISA KOTA JAMBI

  • Elisa Murti Puspitaningrum Prodi DIII Kebidanan, Akademi Kebidanan Jakarta Mitra Sejahtera, Jambi
Keywords: Ketuban Pecah Dini (KPD), usia, ibu hamil

Abstract

Persalinan adalah proses yang normal dan merupakan kejadian yang sehat, namun juga berpotensi terjadi komplikasi yang mengancam nyawa, misalnya terjadi KPD. Salah satu faktor resiko terjadinya KPD, yaitu usia ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil dengan kejadian ketuban pecah dini di RSIA Annisa Kota Jambi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan case control dan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang melakukan persalinan di RSIA Annisa. Jumlah sampel pada kelompok kasus sebanyak 42 ibu bersalin dan kelompok control sebanyak 42 ibu bersalin. Penelitian dilakukan pada bulan April 2020.. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan mengisi lembar check list. Analisis data menggunakan analisis Chi Square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ibu hamil dengan usia beresiko paling banyak mengalami KPD, yaitu sebanyak 34 responden (73,9%) dan ibu hamil dengan usia tidak beresiko paling banyak tidak mengalami KPD, yaitu sebanyak 30 responden (78,9%) Ada hubungan usia ibu hamil dengan kejadian ketuban pecah dini di RSIA Annisa Kota Jambi dengan p-value (0,000). Diharapkan bidan mampu melakukan upaya pencegahan dan penanganan ketuban pecah dini khusus pada ibu dengan usia beresiko.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-08