HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN (SUMBER AIR BERSIH, PENGGUNAAN AIR BERSIH, JAMBAN) DENGAN KEJADIAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONDOK MEJA KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2019

  • Ramli Tarigan Poltekkes Kemenkes Jambi
Keywords: Sanitasi lingkungan, diare

Abstract

 

Diare merupakan buang air besar lembek/cair bahkan berupa air saja yang frekuensinya lebih sering dari biasanya (biasanya 3 kali atau lebih dalam sehari). Secara klinis penyebab diare ada 6 golongan besar yaitu infeksi, malabsorbsi, alergi, keracunan, imunodefisiensi dan penyebab lainnya. Adapun penyebab – penyebab tersebut sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor misalnya keadaan gizi, kebiasaan atau perilaku, sanitasi lingkungan, dan sebagainya.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Meja Kabupaten Muaro Jambi tahun 2019. Dengan menggunakan data primer melalui wawancaran dan pengisian kuesioner dengan menggunakan instrumen kuesioner yang dilaksanakan pada bulan Juli Tahun 2019. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 1.352 sumber air di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Meja dengan sampel sebanyak 77 .

Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan penggunaan air bersih dengan kejadian diare di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Meja Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019, dengan p value 0,024 (p =0,05) dan ada hubungan kepemilikan jamban dengan kejadian diare di Wilayah Kerja Puskesmas Pondok Meja Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019, dengan p value 0,036 (p =0,05)

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-08