FAKTOR-FAKTOR RESIKO KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI RSIA ANNISAKOTA JAMBI TAHUN 2016

  • Andriana Praptiwi Prodi DIII Kebidanan, Akademi Kebidanan Jakarta Mitra Sejahtera, Jambi
Keywords: Ibu Hamil, Hiperemesis Gravidarum

Abstract

Berdasarkan data ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal  di RSIA ANNISA Kota Jambi Tahun 2014 sebanyak 4514 ,Tahun 2015 sebanyak 8117, sedangkan untuk kunjungan pemeriksaan Antenatal Tahun 2016 sebanyak 6410 ibu hamil. Dari pengambilan data ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Tahun 2014 sebanyak 58 (1,3%) , Tahun 2015 sebanyak 69 (0,8%), sedangkan untuk Tahun 2016 sebanyak 89 (1,4%) ibu hamil.

      Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan case control melalui pendekatan retrospektif. Penelitian dilakukan pada tanggal 5-7 Juni 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum. Metode Pengambilan sampel dilakukan dengan total populasi yaitu 89 ibu yang tidak mengalami hiperemesis gravidarum jadi semua populasi berjumlah 178 ibu hamil. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan ceklist yang dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan rekam medis.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 89 ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum sebagian besar berumur ibu < 20 tahun dan > 35 tahun sebanyak 48 (75,0%) ibu hamil. Sebagian besar responden dengan paritas resiko tinggi sebanyak 59 (60,8%) ibu hamil. Sebagian besar responden tidak bekerja sebanyak 63 (67,0%) ibu hamil. Sebagian besar responden dengan pendidikan rendah sebanyak 59(60,8%) ibu hamil. Ada hubungan umur ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2016 dengan pvalue 0,000 dan OR 5,341. Ada hubungan gravida ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2016 dengan pvalue 0,001 dan OR 2,997. Ada hubungan pekerjaan ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2016 dengan pvalue 0,001 dan OR 2,997. Ada hubungan pendidikan ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2016 dengan pvalue 0,001 dan OR 4,533.

Untuk itu diharapkan agar petugas kesehatan melakukan pendekatan pada ibu hamil beresiko mengalami komplikasi dan harus mempunyai akses terhadap asuhan ibu hamil, bahkan wanita risiko rendah pun bisa mengalami komplikasi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-08