FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN FILARIASIS DI KELURAHAN TALANG BABAT

  • etfriani kontesa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
  • Ratna Sari Dewi Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKES Harapan Ibu, Jambi
  • Ahmad Husaini Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKES Harapan Ibu, Jambi
Keywords: Faktor Pencegahan Filariasis

Abstract

Hampir seluruh wilayah Indonesia adalah endemis filariasis. Tahun 2017 kejadian filariasis di Provinsi Jambi sebanyak 267 kasus filariasis. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2018 diketahui kasus baru filariasis terdapat di Puskesmas Muara Sabak Barat dengan jumlah 1 kasus (MF Rate = 0,3%). Desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Talang Babat pada bulan Januari 2020. Sampel penelitian adalah kepala keluarga yang ada di Kelurahan Talang Babat sebanyak 89 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Metode pengumpulan data dengan wawancara. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pengetahuan (p=0,034), sikap (p=0,034) dan peran petugas kesehatan (p=0,018) dengan perilaku pencegahan penyakit filariasis di Kelurahan Talang Babat tahun 2020. Tidak ada hubungan antara dukungan keluarga (p=0,842) dengan perilaku pencegahan penyakit filariasis di Kelurahan Talang Babat tahun 2020. Disarankan kepada Puskesmas melakukan pemberdayaan kepada kader terkait tentang pencegahan filariasis sehingga kader dapat membantu tugas puskesmas dalam menyampaikan informasi khusunya konseling tentang pencegahan filariasis kepada masyarakat

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-08