Keberadaan Jentik Aedes sp di Tempat Ibadah di Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi

  • Susy Ariyani Arif The Health Ministry of Indonesia, Jambi Health Polytechnic, Health of Environment line
  • Sukmal Fahri The Health Ministry of Indonesia, Jambi Health Polytechnic, Health of Environment line
  • Ahmad Dahlan The Health Ministry of Indonesia, Jambi Health Polytechnic, Health of Environment line
Keywords: Tempat Ibadah, Jenis Kontainer, Kepadatan Jentik

Abstract

Tempat ibadah merupakan salah satu tempat umum yang identik dengan adanya tempat penampungan air yang biasanya baru di kuras lebih dari satu minggu sekali dan dekat dengan pemukiman penduduk. Hal ini dapat menjadi daya dukung lingkungan yang tinggi terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes sp terhadap terjadinya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadan jentik Aedes sp, jenis kontainer yang positif jentik, kebersihan kontainer, mengetahui intensitas pencahayaan, dan Density Figure di Tempat Ibadah Kelurahan Kenali Besar.

Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan rancangan survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 tempat ibadah di antaranya 30 masjid dan 20 mushallah.

   Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kontainer yang paling banyak positif jentik adalah bak wc berbahan keramik berjumlah 53 (79,1%), 35 (15,1%) jarang dibersihkan tapi disikat, 22 (9,5%) sering dibersihkan tapi tidak disikat. Intensitas pencahayaan yang tidak memenuhi syarat < 60 Lux sebanyak 56 (24,1%), Density figure atau kepadatan jentik di Tempat Ibadah Kelurahan Kenali Besar didapatkan HI=70% dikategorikan tinggi dan CI=28,9% juga dikategorikan tinggi.

Kesimpulan Kebersihan kontainer dengan frekuensi pembersihan lebih dari 1 minggu sekali, dan tidak dilakukannya penyikatan pada saat pembersihan dan didukung oleh pencahayaan yang tidak memenuhi syarat dapat menjadi perkembangbiakan jentik pada tempat ibadah. Dengan demikian penjaga tempat ibadah hendaknya melakukan pembersihan yang baik minimal 1 minggu sekali dan melakukan penyikatan pada kontainer.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-05-31