PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP TEKANAN DARAH DAN DENYUT NADI PEKERJA BAGIAN PENGOLAHAN SEBELUM DAN SESUDAH BEKERJA DI CV TRI TUNGGAL SAW MILL (TTS) JAMBI TAHUN 2020

  • Nia Nurzia Universitas Adiwangsa Jambi
  • Ari Ardiansyah Universitas Adiwangsa Jambi

Abstract

Kebisingan kerja dapat menimbulkan dampak hilangnya konsentrasi, hilangnya keseimbangan, kelelahan, gangguan tidur, gangguan faal tubuh, serta adanya efek viseral, seperti perubahan frekuensi jantung/peningkatan denyut nadi, perubahan tekanan darah jika melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) ditetapkan sebesar 85 desi Bell A (dB A).

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre experimental dengan rancangan pretest posttest one group design untuk mengetahui pengaruh intensitas kebisingan terhadap tekanan darah dan denyut nadi pekerja bagian pengolahan sebelum dan sesudah bekerja di CV Tri Tunggal Sawmill (TTS) Jambi Tahun 2020 yang dilakukan pada bulan November 2020. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 22 orang dengan teknik total sampling. Teknik analisa data dilakukan secara univariat dan bivariate.

Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 yang artinya ada pengaruh intensitas kebisingan terhadap tekanan darah. Hasil uji statistic terhadap denyut nadi diperoleh nilai p = 0,000 yang artinya ada pengaruh intensitas kebisingan terhadap denyut nadi pekerja bagian pengolahan sebelum dan sesudah bekerja di PT Tri Tunggal Saw Mill (TTS) Jambi Tahun 2020.

Diharapkan bagi pihak perusahaan untuk dapat melakukan pengendalian kebisingan, dengan melakukan perawatan mesin secara berkala agar minimalisir tingkat kebisingan dan memberikan alat pelindung telinga bagi pekerja yang terpapar kebisingan diatas nilai ambang batas (NAB).

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-05-31