Modifikasi Alat Hisap Jentik “Larvanto-mobile” Tanpa Menguras Air

  • Suhermanto Suhermanto Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Supriadi Supriadi Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Erris Siregar Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jambi
Keywords: Aedes sp, Larvanto-mobile, sirkulasi air

Abstract

Pengendalian terhadap nyamuk Aedes sp di Kota Jambi belum maksimal dilakukan karena masih ada lima kecamatan belum mencapai target program Angka Bebas Jentik (ABJ) sebesar ≥ 95%. Perlu melibatkan masyarakat untuk aktif melakukan bebas jentik melalui salah satu upaya pengurasan pada bak penampungan air. Oleh karena itu perlu suatu cara yang mudah, aman dan tidak pemborosan air dalam melakukan bebas jentik pada bak penampungan air. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimanakah kemampuan Alat yang dimodifikasi “Larvanto-mobile” dalam menangkap larva/jentik tanpa menguras air. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya jumlah Jentik Aedes sp yang tertangkap dari alat Larvanto-mobile dan diketahuinya lama operasional alat Larvanto-mobile yang digunakan.Metode penelitian adalah Kuantitatif dengan desain pre-experiment (Postest Only Design) dan observasi lapangan pada 40 rumah yang terdapat larva pada penampungan air sacara acak. Hasil penelitian alat Larvanto-mobile mampu menangkap larva sebanyak 12 - 14 ekor permenit dengan penangkapan signifikan pada menit pertama dibandingkan dengan menit ke-2 hingga menit ke-5. Larvanto-mobile dapat di operasionalkan dalam sekali pergantian baterai untuk 4 sampai dengan 6 rumah dengan rata-rata menghisap larva/jentik setiap rumah membutuhkan waktu selama 11 hingga 20 menit. Perlu inovasi alat Larvanto-mobile yang mampu mengatasi masalah pencahayaan dengan menambahkan senter pada alat, sehingga alat lebih maksimal dalam menangkap larva/jentik.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-22