PENERAPAN REMINISENCE THERAPY DALAM MENGATASI DEPRESI PADA LANSIA

  • Dewi Narullita Akademi Keperawatan Setih Setio
Keywords: Reminisence Therapy, Depresi, Lansia

Abstract

Meningkatnya populasi penduduk lansia membutuhkan perhatian dan tindak lanjut, seiring dengan bertambahnya usia, lansia akan timbul perubahan-perubahan yang berpotensi menimbulkan masalah fisik dan psikososial pada lansia. Hal tersebut dapat memicu terjadinya gangguan mental. Salah satu gangguan mental yang terjadi akibat proses penuaan yaitu depresi. Masalah depresi pada lansia perlu diatasi salah satunya dengan tindakan reminiscence therapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reminisence therapy pada lansia yang mengalami depresi di PSTW Kab.Bungo. Desain penelitian ini adalah quasi experiment pretest and posttest with control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 34 orang dan diklasifikasikan menjadi 17 orang pada kelompok intervensi dan 17 orang pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Geriatric Depression Scale (GDS). Hasil uji paired t test didapatkan rata-rata depresi pada pada kelompok intervensi sebelum diberikan terapi sebesar 20.56 dan setelah diberikan terapi sebesar 14.18, dengan nilai p value = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna depresi pada lansia setelah diberikan terapi reminisence pada kelompok intervensi. Terapi reminisence direkomendasikan untuk mengatasi depresi pada lansia yang tinggal di PSTW.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-22