Psikologis dan Antenatal Care Ibu Hamil di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi
Kata Kunci:
Psikologis, Antenatal Care, Ibu Hamil , LapasAbstrak
Latar Belakang: Kehamilan di lembaga pemasyarakatan menghadirkan tantangan khusus bagi kesehatan fisik dan mental ibu. Menurut WHO (2022), satu dari lima wanita hamil mengalami masalah kesehatan mental. Di Indonesia, prevalensi kecemasan pada ibu hamil mencapai 28,7%. Faktor keterbatasan fasilitas, isolasi sosial, dan tekanan psikologis membuat ibu hamil di lapas menjadi kelompok rentan. Tujuan: Mengetahui gambaran psikologis ibu hamil dan pelaksanaan antenatal care (ANC) di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.
Metode: Penelitian kualitatif eksploratif dengan informan 3 ibu hamil, 2 tenaga kesehatan, 1 penjaga lapas, 3 penghuni, dan 1 Kasubsi Keperawatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dianalisis dengan reduksi data, penyajian, dan triangulasi.
Hasil: Ibu hamil menunjukkan kecemasan, stres, dan depresi ringan hingga sedang. Faktor usia remaja, paritas pertama, pendidikan rendah, dan kurangnya dukungan keluarga memperburuk kondisi. ANC rutin dilaksanakan (tekanan darah, fundus uteri, TTD), namun belum ada konseling psikologis. Fasilitas terbatas (tanpa USG, laboratorium, dokter tetap). Dukungan emosional banyak diperoleh dari sesama penghuni lapas. psikologis sangat kurang. Diperlukan program konseling psikologis, peningkatan fasilitas, dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan luar.
