Hubungan Beban Kerja dengan Kejadian Hipertensi pada Tenaga Pengajar di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi Tahun 2025
Kata Kunci:
Beban Kerja, Hipertensi, Tenaga PengajarAbstrak
Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi salah satunya disebabkan oleh faktor gaya hidup modern, orang zaman sekarang sibuk mengutamakan pekerjaan untuk mencapai kesuksesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi pada tenaga pengajar di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi Tahun 2025.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang telah dilakukan pada bulan Juli 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pengajar sebanyak 33 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara beban kerja dengan kejadian hipertensi (ρ = 0,810; p = 0,000; B = 0,996). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian hipertensi pada tenaga pengajar berhubungan dengan beban kerja yang dialami. Untuk itu, diharapkan pihak sekolah dapat mengatur beban kerja guru secara proporsional, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta mendorong tenaga pengajar untuk menerapkan pola hidup sehat agar dapat mencegah risiko hipertensi.
