Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Diet dengan Tingkat Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Rumah Sakit Siloam Jambi Tahun 2025
Keywords:
Diabetes Mellitus, Knowledge, Dietary Adherence, Blood Glucose LevelAbstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan peningkatan prevalensi global maupun nasional. Data WHO tahun 2020 menunjukkan 422 juta penderita DM di dunia, dan Indonesia diperkirakan mencapai 21,3 juta penderita pada 2030. Di Provinsi Jambi, prevalensi DM meningkat dari 1,2% (2013) menjadi 1,4% (2018). Pengetahuan pasien dan kepatuhan diet berperan penting dalam pengendalian kadar gula darah untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada pasien DM di Poliklinik Rumah Sakit Siloam Jambi.
Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan sampel 91 pasien rawat jalan DM tipe 2 yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, lembar observasi kepatuhan diet (3J: jadwal, jenis, jumlah), dan hasil pemeriksaan gula darah, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan maupun kepatuhan diet dengan kadar gula darah pasien DM (p>0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor lain di luar pengetahuan dan kepatuhan diet mungkin memengaruhi pengendalian gula darah.