Identifikasi Karakterisitik Permukiman Kumuh di RT 08 Kawasan Permukiman Bantaran Sungai Jangkok

  • Salma Etqia Hanina Universitas Mataram
  • Rizkika Haida Ramdani
  • Mira Yundarisman
  • Baiq Thahira Alfa Tsani
  • Lalu Muhammad Gantara Ranusman
  • Pascaghana Jayatri Putra

Abstract

Kota merupakan suatu wilayah yang dijadikan pusat berbagai macam kegiatan manusia. Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan kepadatan jumlah penduduk sehingga, muncul permukiman informal yang kemudian berkembang menjadi permmukiman kumuh. Permukiman kumuh yang berada di RT 08 kawasan Bantaran Sungai Jangkok contohnya, kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, survei, dan pengumpulan data berdasarkan indikator kumuh pada PUPR No. 14/PRT/M/2018. Kriteria tersebut antara lain, bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, serta proteksi kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukiman kelurahan Banjar RT 08 yang berada di bantaran sungai Jangkok termasuk dalam kategori kumuh sedang karena tidak memenuhi beberapa indikator yakni aspek bangunan Gedung, drainase lingkungan, pengelolaan sampah, dan proteksi kebakaran.

 

Published
2024-06-26