Pengaruh Aromaterapi Inhalasi Lemon Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif

  • Fitri Andriani Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan dan Farmasi, Universitas Adiwangsa Jambi, Jambi-Indonesia
Keywords: aromaterapi lemon, nyeri persalinan, kala I fase aktif

Abstract

Aromaterapi lemon mengandung limonene yang dapat menghambat prostaglandin sehingga dapat mengurangi nyeri pada persalinan. Limonene mengontrol siklooksigenase I dan II, mencegah aktivitas prostaglandin dan mengurangi rasa sakit.Metode aromaterapi inhalasi lemon ini dilakukan selama 30 menit dan bimbingan nafas selama 30 menit di lakukan secara berulang ulang.

Studi ini merupakan suatu tinjauan literatur (literature review) yang mencoba menggali penggunaan aromaterapi inhalasi lemon terhadap penurunan nyeri persalinan pada kala 1 fase aktif.Sumber untuk melakukan tinjauan literatur ini meliputi studi pencarian sistematis database terkomputerisasi (pupmed,ebscohost, dan google cendiki). Artikel yang dipilih dalam bahasa inggris dan indonesia yang fitur teks secara utuh. Adapun literatur dalam bentuk jurnal penelitian yang berjumlah 12 jurnal dari situs resmi. Penulisan artikel ini menggunakan penulisan daftar pustaka Vancouver.

Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri pada ibu post partum yaitu dengan aromaterapi. Penggunaan aromaterapi secara inhalasi dapat merangsang pengeluaran endorphin sehingga dapat mengurangi nyeri. Aromaterapi bitter orange (Citrus Aurantium) merupakan sebuah terapi non farmakologis untuk mengurangi rasa nyeri pada ibu melahirkan kala 1

Published
2019-10-04