Penggunaan Kayu Manis Untuk Nyeri Perineum Dan Luka Episiotomi

  • Riski Meisi Manurung Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan dan Farmasi, Universitas Adiwangsa Jambi, Jambi-Indonesia
Keywords: episiotomi, kayumanis, nyeri perineum

Abstract

Episotomi merupakan tindakan obtetrik yang umum dilakukan pada proses persalinan didunia. Prevalensi episiotomi pada ibu primipara dilaporkan sebesar 43% sampai 100%, bahkan diIran dilaporkan hampir 100% melakukan tindakan episiotomi. Ada beberapa metode yang bisa dipakai untuk mengurangi luka episiotomi, salah satunya dengan pengobatan  herbal, yaitu dengan kayu manis.Kayumanis mempunyai efek anti inflamasi dan analgesik. Senyawa yang aktif terkandung didalam kayu manis antara lain Eugenol,Cinnamaldehyde, dan  Linalool. Menurut tinjauan literatur, penelitian ini adalah uji klinis pertama pada anti-inflamasi dan analgesik sifat kayu  manis untuk penyembuhan luka pada manusia. Sebelumnya studi pada tikus laboratorium juga menunjukkan analgesik dan sifat penyembuhan ekstrak kayu manis. Hasil penelitian dari beberapa sumber ini menunjukkan bahwa penggunaan salep kayu manis pada insisi episiotomi selama 10 hari mengurangi intensitas perineum rasa sakit dan peningkatan penyembuhan sayatan tanpa signifikan efek samping

Published
2019-10-04