HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TRIMESTER SATU TENTANG HUBUNGAN SEKSUAL DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI PUSKESMAS KABANJAHE KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO TAHUN 2019

  • Juli Evianna Akademi Keperawatan Arta Kabanjahe

Abstract

Keguguran dimasa kehamilan muda merupakan hasil dari cacat genetik selama masa perkembangan janin. Namun, bila terjadi perdarahan selama masa kehamilan muda, ada baiknya menunda berhubungan seksual sampai perdarahan benar-benar berhenti, karna orgasme  memang akan dapat menyebabkan kontraksi uterus, yang pada sebagian wanita akan mengakibatkan rasa sakit dan membuatnya menghindari berhubungan seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester satu tentang hubungan seksual dengan kejadian abortus di Puskesmas Kabanjahe Kecamatan Kabanjahe kabupaten karo Tahun 2019. Metodologi penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 41 orang dan jumlah sempel yang diambi 30 orang. Pengambilan sempel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil analisis didapat bahwa ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik mayoritas melakukan pemeriksaan kehamilan 13,4%, yang berpengetahuan cukup 70%, yang berpengetahuan kurang 16,6%. Dan yang memiliki sikap positif mayoritas melakukan pemeriksaan 20%. Dan memiliki sikap negatif mayoritas tidak melakukan pemeriksaan kehamilan 80%. Hasil uji chi-square ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang seksual dengan kejadian abortus dengan p= 0,001, dan ada hubungan sikap ibu hamil tentang hubungan seksual dengan kejadian abortus p= 0,000.  Disarankan kepada petugas kesehatan yang berada  diposkesdes kuta mbelin  untuk memberikan penyuluhan tentang berhubungan seksual  pada ibu hamil agar tidak terjadi keguguran yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayinya.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-10