Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu layanan terhadap kepuasan pasien di Ruang Rawat Jalan RS Royal Prima Jambi Tahun 2018

  • Septian Dwi Cahya Sekolah Pasca Sarjana Universitas Prima Indonesia
  • Ermi Girsang Sekolah Pasca Sarjana Universitas Prima Indonesia
  • subang Aini Nasution Sekolah Pasca Sarjana Universitas Prima Indonesia
Keywords: Reability, Assurance, Tangible, Emphaty, Kepuasan Pasien

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk serta penyelenggaraannya sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan profesi yang ada. Agar pelayanan kesehatan yang diinginkan harus memenuhi syarat-syarat yang mencakup ketersedian (available), wajar (appropriate), berkesinambungan (continue), dapat diterima (acceptable), dapat dicapai (accessible), dapat dijangkau (affordable), effisien (efficient), serta bermutu (quality).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi mutu layanan terhadap kepuasan pasien di Ruang Rawat Jalan RS Royal Prima Jambi Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pendekatan yang dipakai dalam peneltian ini adalah penelitian survey (non eksperimen) dengan desain penelitian yang digunakan adalah Survey Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang berobat di RS Royal Prima sebanyak 96 responden. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis chi-square.

Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan yang bermakna antara reability, assurance, tangible, emphaty dan responsiveness terhadap kepuasan pasien di Ruang Rawat Jalan RS Royal Prima Jambi Tahun 2018. Secara bersama-sama variabel yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalah tangible Exp (B) = 1,806, p : 0,299 dan responsiveness Exp (B) = 1,246), p : 0,708. yang berarti besar resiko menimbulkan ketidakpuasan adalah 1,806 kali pada variabel tangible dan 1,246 kali pada variabel responsiveness. Untuk meningkatkan kepuasan pasien maka perlu perbaikan tangible dan responsiveness secara bersama-sama.

Untuk itu, perlu dilakukan mengaktifkan pengawasan oleh tim keperawatan, mengedepankan keramahan, bersikap sabar dalam menghadapi/menanggapi keluhan pasien. mengikutkan petugas dalam pelatihan-pelatiahn seperti penguasaan komunikasi terapeutik, costumer servis dan pemberian reward atau punishment, menyediakan ruang tunggu, pengadaan alat-alat kebutuhan dasar pasien, penempatan petugas khusus ruangan yang bertugas membersihkan serta mengawasi kebersihan ruang rawat jalan,

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-05-23