HUBUNGAN KADAR TROMBOSIT IBU TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI

  • Rini Mustikasari kurnia pratama
Keywords: Preeklampsia, Kadar Trombosit

Abstract

Preeklampsia adalah penyebab utama mortalitas dan morbiditas ibu dan janin. Preeklampsia adalah sindrom yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria yang timbul setelah 20 minggu kehamilan. Penyebab kematian ibu sebagian besar disebabkan karena perdarahan, preeklampsia, komplikasi abortus, partus macet dan sepsis. Preeklampsia merupakan penyebab nomor dua, yaitu sebanyak 13% kematian ibu.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kadar trombosit ibu terhadap kejadian preeklampsia di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian  case-control dengan pendekatan  Retrospektive. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami preeklampsia sebesar 55 responden untuk kasus dan 55 responden  untuk kontrol di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, Analisis data menggunakan chi-square untuk mengetahui hubungan kadar trombosit ibu terhadap kejadian preeklampsia.

Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa ibu yang mengalami preeklampsia sebagian besar memiliki kadar trombosit yang berisiko (55,5%), dan kadar trombosit yang  tidak berisiko (44,5%). Hasil uji statistik chi-square  diperoleh nilai p-value 0,002 (p<0,05) disimpulkan bahwa terdapat hubungan kadar trombosit ibu terhadap kejadian preeklampsia, dengan nilai (OR) 3,656  (1,654 - 8.084).

Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan kadar trombosit ibu terhadap kejadian preeklampsia.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-05-23