HUBUNGAN ANTARA UMUR, PARITAS DAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2016 - 2017

  • Dewi Riastawaty
Keywords: Umur, Paritas, Anemia, Kejadian BBLR

Abstract

Setiap 6 menit terdapat satu bayi baru lahir yang meninggal. Penyebab terbesar kematian bayi baru lahir yaitu bayi berat lahir rendah (29%), asfiksia (27%) trauma lahir, ikterus neonatorium, infeksi lain dan kelainan kongenital dibanding dengan penyebab lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Umur, Paritas Dan Anemia dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016 - 2017.

Penelitian ini merupakan penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kasus adalah seluruh bayi baru lahir dengan BBLR pada tahun 2016-2017 sebanyak 30 orang dan kelompok kontrol adalah seluruh bayi baru lahir dengan berat  badan lahir normal tahun 2016-2017 sebanyak 343 orang. Sampel dalam penelitian ini masing – masing sebanyak 30 orang yang diambil dengan teknik total sampling dan purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08-23 Mei 2018 di RSUD Raden Mattaher Jambi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden,  46 responden (76,7%) memiliki umur berisiko, 33 responden (55%) memiliki paritas berisiko , 33 responden (55%) tidak mengalami anemia dan 30 responden (50%) dengan BBLR. Tidak ada hubungan umur dengan kejadian BBLR karena nilai p value (0,360) > 0,05. Ada hubungan paritas (p=0,009) dan anemia (0,038) dengan kejadian BBLR karena nilai p value  < 0,05.

Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai gambaran dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya dalam mencegah dan meninjau kembali faktor risiko dari BBLR.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-05-23