HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN (KTD) DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA

  • Devi Arista
Keywords: pengetahuan, KTD,, perilaku seksual, remaja

Abstract

Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual sehingga
menyebabkan kehamilan tidak diinginkan dikalangan remaja. Salah satu penyebab terjadinya
perilaku seksual adalah masih minimnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi termasuk
kehamilan tidak diinginkan (KTD). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh SKRRI tahun 2007
dari 633 responden remaja kesemuanya memiliki pengalaman berhubungan sek pranikah, dengan
persentase perempuan 18% dan laki-laki 27%, ini menunjukan bahwa perilaku seks pranikah remaja
cenderung meningkat dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) juga terjadi pada remaja.
Diketahuinya hubungan antara tingkat pengetahuan tentang kehamilan tidak diinginkan (KTD)
dengan perilaku seksual di SMA Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta.
Yang digunakan adalah deskriptif analitik korelasional dengan rancangan waktu cross sectional.
Penelitian dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2013 di SMA Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta.
Subyek penelitian adalah siswa kelas XI yang sedang atau pernah pacaran sebanyak 74 responden
yang diambil secara proportional to population size. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan
dianalisis dengan menggunakan Fisher’s Exact Test dengan α = 5%.
Sebanyak 66 responden (89,2%) memiliki perilaku seksual tidak beresiko terhadap terjadinya
kehamilan tidak diinginkan dan sebanyak 8 responden (10,8%) memiliki perilaku seksual beresiko
terhadap terjadinya kehamilan tidak diinginkan. Hasil Sig. 0,003 (< 0,05) dengan nilai C=0,346 dan
nilai OR=16,1 yang berarti H0 ditolak, yang artinya ada hubungan yang bersifat sedang antara tingkat
pengetahuan tentang kehamilan tidak diinginkan (KTD) dengan perilaku seksual remaja di SMA
Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-03-04