HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA DENGAN KEJADIAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KELAS II B PEKANBARU TAHUN 2015

  • Dewinny Septalia Dale
Keywords: Pengetahuan,, Penyelahgunaan narkoba

Abstract

Narkoba adalah istilah singkatan dari Narkotika dan Obat-Obat berbahaya, atau lebih sering di kenal
dengan sebutan NAPZA. Hasil survey BNN tahun 2012 bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba
mencapai 2,2% dari total populasi penduduk indonesia. Di Riau dari tahun ke tahun jumlah tersangka
narkoba mengalami peningkatan yaitu dari 906 kasus menjadi 1456 kasus pada tahun 2012 dan
2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja dengan kejadian
penyalahgunaan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas II B Pekanbaru tahun 2015.
Penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan narkoba tanpa sepengetahuan dan pengawasan
dokter. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah
sampel sebanyak 44 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan mengambil seluruh jumlah
populasi. Pengukuran pengetahuan dan penyalahgunaan menggunakan metode wawancara dengan
alat bantu kuesioner, dan di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square melalui
software (SPSS For Windows versi 17.00). Diketahui dari 44 orang remaja mayoritas memiliki
pengetahuan tinggi yaitu 23 orang. Dan terdapat 24 orang remaja yang pernah melakukan
penyalahgunaan narkoba. Selanjutnya di analisis dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan
antara pengetahuan remaja dengan kejadian penyalahgunaan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan
Anak Kelas II B Pekanbaru tahun 2015. Diharapkan kepada institusi Akademi Kebidanan
Internasional agar dapat menggerakkan pusat informasi konseling mahasiswa dan berperan dalam
pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-03-04