KEWENANGAN PENYIDIK POLRI DALAM MELAKUKAN DISKRESI TERHADAP PENGANIAYAAN RINGAN

  • Alendra Alendra Fakultas Hukum Universitas Adiwangsa Jambi
Keywords: KEWENANGAN PENYIDIK, DISKRESI, PENGANIAYAAN RINGAN

Abstract

Komplikasi yang tersering dan paling penting pada DM adalah neuropati perifer dan berisiko tinggi untuk terjadinya ulkus kaki. Rumah Sakit Umum Raden Mattaher menunjukan peningkatan kejadian kaki diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengontrol gula darah dan perawatan kaki dengan kejadian ulkus kaki diabetik di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi tahun 2013. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Raden Mattaher Jambi tentang hubungan mengontrol gula darah dan perawatan kaki dengan kejadian kaki diabetik. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan  desain cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 77 pasien DM. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, mengunakan tabel distribusi  frekuensi dan uji chi-square.Dari hasil penelitian didapat kejadian kaki diabetik50,6%, pengontrolan gula darah yang baik 57,1% dan perawatan kaki yang baik yaitu 46,8%. Ada hubungan antara pengontrolan gula darah dengan kejadian kaki diabetik dimana p-value=0.008 dan terdapat hubungan juga antara perawatan kaki dengan kejadian kaki diabetik dengan p-value=0.002. Intervensi yang perlu dilakukan pada pasien DM lama untuk mencegah komplikasi ulkus diabetik akibat kelainan neurologi perifer adalah dengan mengontrol gula darah dan melakukan perawatan kaki   

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-05-07