UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Pityrosporum ovale PADA KETOMBE

  • Putri Aulia Anwar Fakultas Kedokteran, Universitas Prima Indonesia, Medan-Indonesia
  • Ali Napiah Nasution Departemen Tropical Medicine, Fakultas Kedokteran, Universitas Prima Indonesia, Medan-Indonesia
  • Sri Wahyuni Nasution Departemen Tropical Medicine, Fakultas Kedokteran, Universitas Prima Indonesia, Medan-Indonesia
  • Sri Lestari Ramadhani Nasution Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Prima Indonesia, Medan-Indonesia
  • Hafiz Muchti Kurniawan Program Studi Farmasi Universitas Adiwangsa Jambi
  • Ermi Girsang Universitas Prima Indonesia
Keywords: Daun sirih hijau (Piper betle L), antifungal, Pityrosporum ovale

Abstract

Daun Sirih Hijau (Piper betle L) merupakan salah satu tanaman obat yang berasal dari Indonesia. Ekstrak daun sirih hijau telah digunakan sejak beberapa tahun lalu untuk berbagai macam penyakit yang juga telah dievaluasi secara ilmiah juga. Daun sirih hijau (Piper betle L) mengandung zat kimia antara lain : flavonoid, karvakrol, alkaloid, eugenol, glucoside, dan saponin yang dapat menghambat pertumbuhan fungi pada ketombe. Selain itu daun sirih hijauĀ  merupakan obat tradisional mempunyai efek antiinflamasi, mempertahankan kekebalan tubuh, obat batuk, antidiare, dan antiseptik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya antifungal ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L) terhadap pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale secara in vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L) memiliki daya antifungal terhadap pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. Pada konsentrasi 100%, 75%, 50% dan 25% ditemukan daya hambat terhadapĀ  jamur Pityrosporum ovale. Jadi dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L) memiliki daya antifungal terhadap pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-02-08